Informasi Obat Sakit Gigi Cataflam

Obat sakit gigi cataflam sudah dikenal sebagai obat yang ampuh. Banyak orang mengalami sakit gigi karena berbagai faktor, dan yang paling sering menjadi penyebab adalah kurangnya kesadaran menjaga kebersihan gigi. Saat sakit gigi, segala upaya pasti akan dilakukan termasuk segera mencari obat sakit gigi. Bila anda pernah merasakan sakit gigi dan mencari obat di apotek, pastinya anda akan diberikan obat Cataflam obat ini termasuk orang jenis paten yang sudah sangat dikenal masyarakat karena keampuhannya meredakan sakit gigi.

Obat sakit gigi cataflam tidak bisa sembarangan digunakan. Obat ini memang terbilang ampuh untuk meredakan nyeri pada gigi, meredakan pembengkakan gusi dengan waktu yang relatif cepat. Namun, tidak semua orang yang mengalami sakit gigi bisa diberikan obat cataflam ini. Obat jenis paten ini bisa diberikan kepada penderita sakit gigi apabila tidak memiliki riwayat kesehatan yang bertentangan dengan obat cataflam. Yang pertama adalah penderita alergi diklofenat. Lalu, cataflam juga tidak boleh diberikan orang yang memiliki riwayat pemasangan alat bantu detak jantung. Selain itu, obat ini juga tidak dianjurkan diberikan kepada orang yang memiliki masalah pada lambung terutama kepada mereka yang pernah mengalami permasalahan lambung serius termasuk juga penyakit tipes. Cataflam juga tidak dianjurkan kepada mereka yang memiliki riwayat kesehatan gangguan fungsi hati.

Bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui? Terdapat hasil penelitian yang menunjukan bahwa obat cataflam ini tidak akan membawa dampak buruk bagi wanita hamil diusia kehamilan muda. Namun ada baiknya, segala obat termasuk Obat sakit gigi cataflam ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter terutama untuk ibu menyusui. Untuk anda yang ingin menggunakan obat cataflam dan tidak memiliki riwayat kesehatan yang kontra dengan obat ini, bisa membelinya di apotek terdekat. Ada dua pilihan dosis yaitu 25 mg dan 50 mg. Obat ini harus diminum setelah makan. Hal ini disebabkan lantaran obat ini akan menimbulkan efek yang keras pada lambung bahkan bisa menimbulkan rasa sakit seperti maag. Maka dari itu, pemakaian obat ini harus setelah makan untuk meminimalisir efek samping.